Thursday, September 22, 2011

Siapakah orang yg paling alim (berilmu) setelah para Nabi dan Imam?

Siapakah orang yg paling alim (berilmu) setelah para Nabi dan Imam?

Rasulullah Saw:
"Orang yg menggabungkan ilmu sekalian manusia dengan ilmunya".

Dengan apakah ilmu dapat terbuka?

Rasulullah Saw:
"Ilmu adalah harta simpanan dan kuncinya adalah bertanya".

Apakah zakat ilmu?

Rasulullah Saw:
"Mengajarkannya pada mereka yg belum mengetahui".

Bagaimana adab belajar ilmu?

Rasulullah Saw:
"Menyerapnya, menyimaknya, menjaganya lalu mengamalkan dan menyebarkannya".

Berkenaan dengan ilmu, ada empat golongan yg mendapatkan ganjarannya?
Siapa saja mereka?

Imam Baqir as:
"Mereka yg bertanya, yg menjadi pembicara, pendengar dan yg mencintai mereka".

Apa cara mengikat ilmu?

Rasulullah Saw:
"Dengan menuliskannya".

Apakah pangkal ilmu?

Rasulullah Saw:
"Makrifat Allah (mengenal Allah) dengan sesungguhnya".

Apakah penyakit ilmu?

Rasulullah Saw:
"Kelupaan".

Apakah penyakit ulama?

Imam Ja'far ash-Shadiq as:
"Tamak, pelit pamer (riya), fanatik, suka pujian, memperpanjang pembicaraan
namun tak sampai pada inti, memaksa diri untuk memperindah tutur-kata
dengan melebih-lebihkan kosa kata, kurang malu kepada Allah, membanggakan
diri dan meninggalkan amal yg dia ajarkan".

Kapan seorang alim wajib untuk mengajarkan ilmunya?

Rasulullah Saw:
"Jika timbul bi'dah dalam umatku, maka orang-orang alim harus
mengajarkan ilmunya".

Para ahli fikih akan menjadi penerus para Rasul sepanjang mereka tidak
"memasuki dunia". Apa maksudnya?

Rasulullah Saw:
"Mengikuti penguasa".

Ada dua golongan umat jika mereka baik, maka baiklah semuanya dan
jika mereka rusak, maka rusaklah semuanya. Siapakah mereka?

Rasulullah Saw:
"Fuqaha (para ahli hukum agama) dan umara' (para pejabat pemerintahan)".

Ahli hukum agama manakah yg selayaknya kita ikuti (taqlid)?

Imam Ja'far ash-Shadiq as:
"Fuqaha yg menjaga diri dan agamanya, melawan nafsunya dan tunduk
pada perintah Tuhannya, maka wajiblah bagi orang-orang awam untuk
bertaklid kepadanya".